Senin, Agustus 3, 2020
Lintas DaerahLINTAS PEMBANGUNANLINTAS PEMERINTAHAN

RUSAK PARAH..!!! BELUM ADA PERHATIAN PEMERINTAH BAIK PROVINSI MAUPUN KABUPATEN TERHADAP JEMBATAN ASET DINAS TRANSMIGRASI KAPUAS

KUALA KAPUAS | Jembatan Aset Dinas Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah yang terletak di Desa Lamunti Baru Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas dibiarkan rusak parah, pasalnya jembatan tersebut adalah satu-satunya sebagai jalan penghubung antara Rt. 04 dan Rt.08 yang setiap hari dilewati oleh masyarakat umum maupun masyarakat setempat, baik untuk pejalan kaki maupun untuk kendaraan baik roda dua, empat dan enam yang melintas beraktivitas, yang jika dibiarkan berlarut-larut bisa membahayakan bagi warga yang melintas.

Kepala Desa Lamunti Baru Ridetel kepada Wartawan lintaskalteng.com. menjelaskan, bahwa pihaknya sudah sering kali mengusulkan ke Dinas Transmigrasi Provinsi maupun ke Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas, mereka pernah datang dan turun ke lokasi, untuk melakukan pengukuran terhadap jembatan yang sudah rusak parah tersebut.

“Sampai saat ini, jembatan tersebut tidak juga diperbaiki, melihat kondisi jembatan yang semakin hari makin bertambah rusak parah tersebut, maka Pemerintah Desa mengajukan usulan ke Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas ternyata hasilnya belum ada tanggapan sama sekali,” ungkapnya.

Lanjut Ridetel membenarkan jika jembatan tersebut Aset dari Dinas Transmigrasi Provinsi tersebut sampai sekarang masih belum ada serah terima penghargaan Aset ke Pemerintah Desa Lamunti Baru, sehingga kami tidak bisa melakukan pembongkaran terhadap jembatan yang sudah rusak tersebut, sebenarnya kami dari Pemerintah Desa ingin sekali membangun jembatan baru ditempat yang sama, tetapi lantaran belum ada serah terima surat penghapusan Aset dari Dinas Transmigrasi Provinsi, makanya kami tidak berani membangun baru, takut ada temuan dari pihak Inspektorat,” terangnya.

Apalagi sekarang, melihat kondisi papan lantai jembatan sudah banyak yang rusak karena kayunya sudah aus dan lapuk, karena usia jembatan sudah cukup tua, sehingga ada yang patah dan berlobang.

Kemudian tiang jembatan sudah ada yang ambelas terhentak kebawah tanah karena diatas jembatan terlalu berat beban angkutan sehingga tiang jembatan miring ditengah, apalagi tiang pagar pengaman baik di sebelah kiri kanan sudah banyak yang lepas dan hilang dan akibatnya bisa membahayakan bagi keselamatan pejalan kaki, pengendara roda 2 maupun pengedara roda 4 melewati jembatan itu,” terangnya.

Oleh sebab itu, Saya selaku Kepala Desa Lamunti Baru demi keselamatan warga, maka atas inisiatif kami mengajak beberapa orang warga melaksanakan kerja gotong royong pada hari ini, untuk memperbaiki dengan tambal sulam jembatan penghubung satu-satunya antara RT. 04 menuju Rt. 08 sehingga aman melintasinya.

Ridetel meminta kepada Dinas Transmigrasi Provinsi atau Dinas Kabupaten Kapuas dan Dinas terkait lainnya, agar segera melakukan rehabilitasi dan perbaikan jembatan yang sangat dibutuhkan warga sekarang pungkasnya.

Reporter : Moh. Sapriansyah
Sumber : Pemdes Lamunti Baru
Editor : Redaksi lintaskalteng.com

Tinggalkan Balasan