Selasa, Agustus 4, 2020
LINTAS NASIONALLINTAS PERISTIWA

PENEBANGAN POHON MAHONI DI FKUB PALANGKA RAYA MENUAI PROTES AKTIVIS LINGKUNGAN

PALANGKA RAYA | Penebangan pohon mahoni yang di perkirakan berumur kurang lebih 25 tahun di halaman kantor FKUB Provinsi Kalimantan Tengah baru-baru ini menuai kecaman keras dari LSM dan aktivis lingkungan Kalimantan Tengah.

Akibat dari pemusnahan pohon mahoni ini yang diduga di laksanakan oleh pekerja penebagan pohon yang bukan pekerja propesional sehingga terjadi kerusakan pagar dan kabel listrik PLN putus, membuat banyakya kerugian dari dana APBD daerah mubajir dan percuma.

Namun yang lebih di sayangkan lagi di saat pemerintah sedang gencar menghimbau untuk menanam pohon justru pohon tersebut di tebang,hanya karenah sebuah alasan bahwa akar tamanan tersebut merusak paping halaman.

“kenapa harus di tebang banyak manfaat dari pohon tersebut, akan lebih elok di pelihara dan di pangkas jika memang sedikit mengganggu” pungkas Karliyansah SH ketua Lembaga Betang Hagatang.

Selanjutnya juga di sampaikannya, memang terlihat sepele, namun bagaimanpun kita tidak boleh tutup mata, karena ini menjadi contoh yang tidak baik, saya akan konfirmasikan permasalahan ini kepada pa Gubernur agar bisa di tegur.

Ketua FKUB Kalteng Drs.H.M Yamin Muhtar,Lc,M.Pd.I yang di konfirmasi via telpon megatakan, yang melakukan penebangan atas perintah kepala Kesbang pol prov kalteng Agus Pramono dan melalui telpon .

“keberadan pohon mahoni tersebut sudah mengangu area parkir,keindahan taman dan merusak paping dan dahannya sudah banyak yang lapuk sehinga sudah selayakya untuk di tebang “punkas H. M. Yamin.

Reporter : Dayat
Sumber : Aktivis dan LSM
Editor : Redaksi lintaskalteng.com

Tinggalkan Balasan