Rabu, Juli 15, 2020
Lintas DaerahLINTAS PERISTIWA

HABIS KESABARAN..! WARGA PANGKU BUAT SURAT PENGADUAN AKIBAT DAMPAK LIMBAH GUSURAN LAHAN

MUARA TEWEH | Dampak akibat pembukaan lahan garapan di wilayah Pangku Raya RT.32, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menuai sejumlah masalah bagi beberapa warga yang terkena dampak.

Seorang warga pangku RT.32 Almidri yang merasa dirugikan akibat dampak luapan lumpur tanah yang hanyut terbawa air ketika hujan deras yang masuk sampai ke dalam rumah.

“kami merasa keberatan dan dirugikan atas dampak limbah Garapan tersebut karna setiap turun hujan halaman rumah kami terendam banjir lumpur, WC buntu, saluran air tersumbat, teras rumah dan seputaran halaman rumah penuh dengan lumpur,” ujarnya, Jum’at (26/06)

Lanjutnya, pada hari Rabu tanggal 24 Juni 2020, Kami sudah mengajukan pengaduan kepada ketua RT.32 atas dampak tersebut dan meminta supaya bisa bertemu dengan pemilik lahan agar bisa mengadakan forum pertemuan untuk membahas pertanggungjawaban terkait masalah tersebut.

Dikonfirmasikan wartawan kepada Ketua RT. 32 Pangku Raya Rena mengakui telah menerima surat pengaduan dari beberapa warganya tentang dampak garapan yang telah merugikan warganya.

“Iya, saya sudah terima surat pengaduan warga yang terkena terdampak limbah garapan tersebut namun hari Kamis 25 Juni 2020 kemaren, surat pengaduan warga juga sudah saya sampaikan ke Lurahan Melayu biar kelurahanlah yang memanggil dan mempertemukan pemilik lahan dengan warga saya yang terdampak,” terangnya.

Terpisah, Lurah Melayu, Ruddy Wahyu Nugraha saat di konfirmasi melalui Chat WsatsApp juga membenarkan adanya pengaduan surat warga mengenai permasalahan dampak limbah tersebut.

“Iya, benar surat dari warga melalui ketua RT. 32 suduh kami terima, dan akan kami pelajari permasalahan limbah dulu, kemudian baru kita lakukan mediasi nantinya antara pemilik lahan dengan warga,” terangnya.

Reporter : Tim
Sumber : Data Investigasi
Editor : Redaksi lintaskalteng.com

Tinggalkan Balasan