Minggu, Juli 5, 2020
Lintas DaerahLINTAS NASIONALLINTAS PENDIDIKANLINTAS POLRI

DUA OTK SERANG POLSEKTA PAHANDUT BERHASIL DILUMPUHKAN SAAT SIMULASI ALARM STELLING

PALANGKA RAYA | Sebagai upaya meningkatkan sistem keamanan markas komandonya, Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Polsek Pahandut menggelar simulasi alarm stelling, Kamis (25/06)

Alarm stelling merupakan suatu istilah yang digunakan Polri dan TNI untuk menandakan telah terjadinya kondisi gawat darurat, dengan membunyikan isyarat lonceng maupun sirine untuk mengumpulkan anggota dengan kesiapsiagaan.

Dalam simulasi itu, personel yang berjaga di polsek tersebut menunjukkan kemampuannya dalam menangani keadaan rawan dengan adegan penyerangan yang dilakukan oleh OTK (orang tak dikenal).

Berperalatan rompi anti peluru dan senjata laras panjang, petugas dengan sigap berhasil melumpuhkan kedua OTK yang didramakan melakukan penyerangan, serta mengamankannya menggunakan teknik Bela Diri Polri.

“Simulasi ini kami lakukan untuk melatih kedisiplinan dan kemampuan personel dalam menangani situasi yang genting dengan tepat, cepat serta sesuai dengan SOP yang berlaku,” tutur Kapolsek Pahandut, Kompol Edia Sutaata, S.H., M.H.

Setelah mengakhiri simulasi tersebut, Kapolsek bersama anggotanya melakukan latihan penggunaan senjata api (senpi), mulai dari teknik hingga posisi yang tepat saat menembak dengan mematuhi prosedur yang berlaku dalam Polri.

Reporter : Anung
Sumber : Humas Polsekta Palangka Raya
Editor : Redaksi lintaskalteng.com

Tinggalkan Balasan