Rabu, Juli 15, 2020
Lintas DaerahLINTAS PERISTIWA

BIADAB..! Makam Pejuang Kemerdekaan Di Desa Tongka Dibongkar OTD, Polisi Diminta Yayasan Lujet Mengusut Tuntas

MUARA TEWEH | Terbongkarnya makam Pejuang Kemerdekaan yang dijarah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di Desa Tongka, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Kalteng menuai protes dari Yayasan Lumbing Jewata.

Pasalnya makam tersebut mengandung nilai sejarah dan disakralkan oleh masyarakat khususnya Desa Tongka. Dimana pada masa penjajahan menurut cerita turun-temurun yang dipercaya oleh masyarakat dilokasi makam pernah berdiri sebuah benteng pertahanan yang bernama Benteng Ingai.

Ketua Umum Yayasan Lumbing Jewata (Lujet), Leny sangat menyayangkan peristiwa ini sampai terjadi, karena Desa Tongka adalah Desa yang penuh dengan riwayat perjuangan bahkan terkenal sampai Negeri Belanda. Dinegeri Kincir Angin tersebut lukisan perjuangan ada disimpan yaitu Lukisan Kebesaran Benteng Ingai

Leny, berharap agar pihak kepolisian khususnya Polsek Gunung Timang agar bisa mengungkap pelaku pengerusakan tiga makam yang dibongkar diarea pemakaman tua yang mana tempat tersebut adalah Benteng Pertahanan perang Gerilya pejuang dari Banjar yaitu Raja Banjar dari Keturunan Tumenggung Lumbing sebagai leluhur penduduk Desa Tongka,” tegasnya.

Lanjut, aktivis ini ia berharap pihak Pemerintah Desa Tongka segera melakukan Inventarisasi semua situs sejarah yang ada di desa Tongka, pihak Yayasan Lujet dengan senang hati membatu mendaftarkan situs tersebut agar bisa menjadi harta kekayaan Barito Utara agar pemeliharaan dan penggelolaan bisa dilaksanakan oleh pihak Pemda berkerjamasa degan Yayasan Lujet ataupun Pemdes.

” Apa salah makam ini, kenapa yang seharusnya dijaga oleh warga dan pemerintah malah dirusak, dijarah isinya, saya berharap Pemda Barito Utara peduli terhadap semua situs-situs bersejarah yang ada di wilayah Barito Utara ini. Saya akan bantu mewujudkan situs ini ada pengakuan dr pemerintah”, tutup Leny.

Hadir dalam kegiatan investigasi lapangan Ketum Yayasan Lumbing Jewata (Lujet) Leny, Ketua Harian Yayan Lujet Jamhermanto, Anggota Polsek Gunung Timang, Ormas Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Zain, dan Ikatan Penulis Dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Barut Jemi, Fauzi dan Iwan, Kades Tongka, Tokoh Masyarakat Edy Sumantri dan puluhan warga yang ikut turun langsung ke lokasi makam yang dibongkar orang tidak dikenal (OTD) di Desa Tongka. Rabu (14/05)

Dari hasil sementara Investigasi dilokasi tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan (3) tiga kuburan/makam yang sudah dibongkar dengan bekas galian kuburan menggunakan alat cangkul diperkirakan baru beberapa minggu. Pecahan keramik Guci dengan motif Tulisan Arab juga masih ada dalam lubang galian. Diduga benda Guci diambil pencuri bersama kemungkinan benda-benda bersejarah yang bernilai tinggi yang ada dalam bejana Guci tersebut. Semua orang yang hadir tidak ada yang melihat tulang belulang dan tengkorak. Apakah selain benda benda bernilai tinggi yang hilang dari makam, tulang belulang dan tengkorak juga diduga bawa oleh penjarah.

Penulis : Harianja
Editor : Redaksi lintaskalteng.com

Tinggalkan Balasan