Rabu, Juli 15, 2020
LINTAS HUKRIM

DIDUGA ADA OKNUM MENGKRIMINALISASI KORBAN PENIPUAN PEGAWAI BANK BRI

lintaskalteng – Grobogan – ” Sudah jatuh tertimpa tangga ” kalimat  inilah sepertinya yang tepat untuk mendeskripsikan apa yang telah di alami oleh Sri Indrawati ( 47 ) warga perumahan di Grobogan.

Selain di tipu oleh berinisial BS warga Kecamatan Gabus dan L warga Keling Kecamatan Danyang  sebesar Rp.60.000.000,00 untuk di janjikan sebagai pegawai Sipir LP di Kabupaten Blora, wanita paruh baya yang akrab di panggil Bu Sri ini juga di tipu lagi oleh oknum pegawai Bank BRI berinisial AS warga kecamatan Purwodadi yang sekarang sudah pensiun.

Agak berbeda modus penipuan yang di lakukan oleh pegawai Bank ini kepada Sri Indrawati. Bermodal jabatan mantri di tempat dia bekerja pelaku mampu memperdayai korban untuk menyerahkan 3 sertifikat atas nama HM Sri Indrawati untuk di ajukan pinjaman secara sepihak. Kejadian yang berawal di tahun 2001 ini memang luput dari perhatian publik, hal tersebut di karenakan korban tidak ada yang mendampingi untuk kemana permasalahan akan di adukan. Atas inisiatif sendiri korban melaporkan ke Polsek Brati, namun ironisnya saat menunggu perkembangan penanganan dari Polsek Brati justru korban di minta menyerahkan sertifikat tanah sebagai bahan untuk klarifikasi penyelidikan.

Tanpa ada unsur curiga korban pun menyerahkan lagi sertifikat yang di minta. Seperti menunggu tiada pasti hasil penyelidikan korban justru di anggap melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan oleh pihak Polsek Brati. Tanpa menunggu lama  pihak Polsek Brati justru langsung memproses dan melimpahkan kasus tersebut ke meja hijau.Tanpa proses persidangan yg rumit korban pun di vonis 10 bulan penjara.” Saya juga heran mas dalam persidangan itu saya merasa banyak kejanggalan, ketika pas saya tanya siapa yang menjadi korban penipuan saya , JPU nya juga tidak mau menjawab ” ucap Sri Indrawati saat di wawancarai teamexpost dengan raut muka yang sedih ( minggu 06/01 ).

Masih dari keterangan korban menyebutkan bahwa semua pelaku dari oknum polisi ataupun dari pegawai Bank yang saat ini sudah pensiun justru seperti tak pernah punya salah,  bahkan pelaku yang berinisial AS pun malah sekarang jadi Caleg.(Red/warno )

Tinggalkan Balasan